Menristek: Pendiri Startup Adalah Pahlawan Masa Kini

By WinetSeven 19 Nov 2019, 00:24:44 WIB Nasional
Menristek: Pendiri Startup Adalah Pahlawan Masa Kini

Jakarta: Menteri Riset dan Teknologi (Menristek)/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Bambang Brodjonegoro mengapresiasi peran para pendiri dan pegiat startup dalam menciptakan lapangan kerja baru. Kehadiran sejumlah startup mampu menyelamatkan tantangan bonus demografi yang dimiliki Indonesia saat ini, dengan lapangan kerja baru yang diciptakan.
 
"Para pendiri dan pegiat startup merupakan pahlawan masa kini di era revolusi industri 4.0. Kalian akan menciptakan lapangan kerja baru, dengan bonus demografi yang kita miliki akan banyak generasi milenial yang mengisi pekerjaan itu”, jelasnya.
 
Bambang mengatakan, bahwa menciptakantechnopreneurpengusaha berbasis teknologi menjadi salah satu prioritasnya. Untuk itu ia mendorong berbagai lapisan masyarakat untuk memperkuat riset, teknologi dan inovasi sebagai bagian dari upaya meningkatkan jumlah kewirausahaan di Indonesia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?Happy Inspire Confuse Sad
Bambang mengatakan, Kemenristek terus mendorong lahirnya unicorn baru. Karena itu sebagai upaya untuk meningkatkan jumlahstartup, Kemenristek/BRIN telah memiliki program PPBT (Perusahaan Pemula Berbasis Teknologi) dimanastartupterpilih, akan menerima sejumlah insentif/ pendanaan dan pembinaan.
 
Kemenristek/BRIN juga memiliki beberapa Science Techno Park (STP) potensial yang tersebar di beberapa daerah di Indonesia. Dengan begitu inovasi yang dihasilkan dapat dikomersialisasikan menjadi produk massal.
 
Selain itustartupbinaan Kemenristek disokong dengan ketersediaan inkubasi bisnis yang terdapat di berbagai STP."Startupyang sudah kita bina, kita jagatrack record-nya agar menjadithe next unicorn, walaupun mungkin butuh waktu lama," kata Bambang saat menghadiri Next Indonesian Unicorn Summit 2019 di Jimbaran Hub, Bali, dikutip dari siaran pers, Jumat, 15 November 2019.
 
Ketua Dewan Pembina NextICorn, Rudiantara mengatakan, bahwa saat ini NextICorn telah menjadi yayasan independen, bersama dengan para pendiri dari berbagai perusahaan berskala global yang tergabung di dalamnya. Dia mengatakan, yayasan ini memiliki visi untuk menjadi motor penggerak inisiatif yang dapat memajukan sektor ekonomi baru di Indonesia, termasuk mendorong terciptanya unicorn baru.
 
Hingga saat ini Indonesia memiliki lima unicorn yaitu, OVO, Traveloka, Bukalapak, Tokopedia, dan Gojek. “Harapannya, melalui pertemuan pada summit ini dapat memicu terciptanya tiga unicorn baru di tahun depan. Sehingga dapat mendorong Indonesia untuk menjadi The New Economy Global Hub,” imbuh Rudiantara.




Write a Facebook Comment

Komentar dari Facebook

View all comments

Write a comment